Sore hari di Candi Sambisari

            Jalan-jalan itu tak kenal waktu apalagi jalan-jalan sambil belajar tentang sejarah kebudayaan nenek moyang kita. Jalan-jalan kali ini saya pilih di sore hari, Candi Sambisari menjadi target kunjungan saya. Candi Sambisari terletak berada kira-kira 12 Km timur kota Yogyakarta ke arah kota Solo atau tepatnya di Desa Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Sleman Yogyakarta.

            Akses ke Candi sambisari sebenarnya mudah, karena posisi candi di utara jalan Jogja-Solo, akan tetapi akses dari jalan Jogja-Solo sampai ke area Candi (2 Km) sampai saat ini belum ada, wisatawan yang datang kebanyakan rombongan menggunakan Bus atau yang sendirian bisa sewa ojek.

            Untuk dapat melihat area Candi dikenakan retribusi Rp 2.000,- dan parkir di sebelah selatan Candi Rp 1.000,- untuk motor, Rp 2.000,- untuk mobil, karena bukan tempat tujuan wisata yang utama, kawasan Candi tidak terlalu ramai. Warung makanan jadi susah di dapatkan, hanya toko kecil di dekat area parkir saja yang tersedia atau kadang beberapa penjual semacam mie ayam atau bakso yang mampir di area candi.

            Sedikit cerita berkait Candi Sambisari, Candi Sambisari merupakan Candi Hindu (Siwa) yang di bangun sekitar abad-9 oleh Raja Rakai Garung dari Kerajaan Mataram Kuno, posisi candi ini diketemukan berada di 6,5 meter di bawah permukaan tanah, kemungkinan tertimbun lahar Gunung Merapi yang meletus hebat di abad ke 11, selain candi utama di area candi juga di temukan candi perwara (pendamping).

            Sore hari atau pun pagi hari adalah saat-saat yang tepat untuk mengunjungi Candi Sambisari, selain tidak terlalu ramai dan panas, momen sunset atau sunrise di pagi hari sangat lah layak untuk ditunggu, selain menimbulkan rasa kagum akan pesona karunia Tuhan melalui indahnya sunset ataupun sunrise juga kagum dan bangga akan sejarah masa lalu nenek moyang kita dalam menciptakan Candi Sambisari.

Share: